PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), memperkuat koordinasi dengan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (SFR) dan Infrastruktur Digital (ID) Kelas II Pangkalpinang.
Sinergi ini diharapkan mempercepat penyampaian kebutuhan daerah, termasuk persoalan blank spot jaringan komunikasi di Negeri Serumpun Sebalai.
Hal itu mengemuka saat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Bangka Belitung, Eko Sentosa, menerima kunjungan Kepala Balai Monitor SFR dan ID Kelas II Pangkalpinang, Indras Hikmawan, di ruang kerjanya, Selasa (22/9/2026).
Eko menyambut baik kunjungan tersebut yang sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan perkenalan Hikmawan sebagai kepala balai yang baru bertugas terhitung sejak 1 September 2026 lalu.
“Kunjungan ini menjadi kehormatan bagi kami. Pak Hikmawan datang untuk beranjangsana, bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan diri karena terhitung 1 September lalu resmi bertugas sebagai Kepala Balai Monitor SFR dan ID Kelas II Pangkalpinang,” kata Eko.
Menurut Eko, keberadaan Balai Monitor memiliki peran penting dalam monitoring spektrum frekuensi radio serta menjadi bagian dari koordinasi infrastruktur digital antara pemerintah pusat dan daerah.
Ia berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat semakin mudah melalui sinergi kedua institusi tersebut.
“Balai monitor ini salah satu tugasnya yaitu menangani soal monitoring frekuensi. Mereka berada di bawah naungan Direktorat Jenderal (Dirjen) Teknologi Pemerintah Digital, tepatnya di Dirjen Infrastruktur Digital, yang juga terkoneksi dengan Dirjen Akselerasi Infrastruktur Digital di Komdigi,” jelasnya.
Ia berharap, relasi yang dimiliki Kepala Balai Monitor SFR dan ID Kelas II Pangkalpinang yang baru ini dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, khususnya dalam menangani persoalan blank spot di daerah.
“Harapannya, dengan relasi yang dimiliki Pak Hikmawan, beliau bisa menjadi penghubung antara pemerintah daerah dan pusat. Kebutuhan daerah, terutama terkait blank spot, dapat disampaikan dan dikoordinasikan lebih cepat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Monitor SFR dan ID Kelas II Pangkalpinang, Indras Hikmawan mengatakan kunjungannya merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus koordinasi untuk menyelaraskan tugas dan fungsi kedua instansi, khususnya dalam monitoring spektrum frekuensi.
“Terima kasih, Pak Eko, kami telah diterima dengan sangat baik. Semoga sinergitas antara Diskominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Balai Monitor SFR dan ID Kelas II Pangkalpinang semakin erat,” kata Hikmawan.
Hikmawan dalam kesempatan itu memastikan komunikasi dan kolaborasi dengan Diskominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan terus diperkuat.
“Yang pasti, kami akan terus berkomunikasi secara intens dan siap membangun kolaborasi dengan Diskominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” pungkasnya.