Alasan Memilih Framework Laravel

Karya tulis ini saya buat berdasarkan alasan personal setelah melakukan perbandingan membangun suatu web dengan menggunakan Framework Laravel dibandingkan yang lain

Pertama-tama mari kita melakukan pengenalan terhadap Laravel, Laravel adalah salah satu framework PHP open-sorce terbaik yang dikembangkan oleh Taylor Otwell. Beberapa fitur Laravel adalah sehbuah sistem pengemasan modular dengan manajer ketergantungan khusus, berbagai cara untuk mengakses basis data relasionalSebagai sebuah framework PHP, Laravel hadir sebagai platform web development yang bersifat open source. Yang menarik dari Laravel adalah sintaksnya yang ekspresif dan elegan yang dirancang khusus untuk memudahkan dan mempercepat proses web development. Meskipun Laravel bukan satu-satunya framework PHP yang banyak digunakan, akan tetapi bisa menjadi opsi yang dapat dipertimbangkan karena buat saya pribadi Framework Laravel ini memudahkan dan mempercepat proses pembangunan suatu aplikasi.

Kehadiran framework bisa dikatakan mirip dengan kondisi partai di Indonesia, yaitu setiap musim selalu saja muncul yang baru, dengan ideologi yang sebenarnya ga beda-beda jauh dari yang sudah ada. Kalau bukan performa yang sangat cepat, pasti yang diandalkan adalah kecepatan development dimana berbagai macam kebutuhan standard seperti autentikasi, form validation, dan query ke database sudah disediakan out of the box.

Menurut saya, keamanan aplikasi adalah nomor satu dalam mengembangkan website. Apalagi jika website tersebut menyimpan banyak data yang sangat penting. Keamanan adalah merupakan hal yang akan terus berkembang. Riset terus dilakukan. Setiap hari selalu ada celah baru ditemukan. Begitupun dengan penutup celahnya.

Ketika kita mengikuti perkembangan keamanan aplikasi PHP, misalnya di phpsec, exploit-db, sensiolabs security, dsb bisa cukup melelahkan serta menyita waktu. Terlebih bagi seorang single fighter developer, udah capek bikin website, tambah capek lagi ketika websitenya di hack.

Salah satu hal yang patut dipertimbangkan dalam memilih framework jika anda tergolong baru dalam menggunakan framework adalah dengan memilih frameworkyang telah didukung dengan komunitas yang besar, sebab dengan begini anda dapat mudah belajar dan mencari solusi atas setiap permasalahan yang mungkin anda temukan kedepannya. Komunitas pengguna laravel di Indonesia salah satunya: https://www.facebook.com/groups/laravel/

Faktor lain yang menjadi alasan saya menyukai Framework Laravel yaitu Migration, migration adalah salah satu fitur utama yang dimiliki oleh Laravel. Dengan migration memungkinkan anda untuk mempertahankan struktur database yang anda miliki tanpa harus membuatnya kembali. Migration memungkinkan anda untuk menuliskan code php untuk mengatur database. Dengan migration pula anda dapat mengembalikan beberapa perubahan terakhir yang anda lakukan pada database. Keren bukan?

Berikut adalah sejarah singkat Laravel :

Pada Maret 2015, survei SitePoint mencantumkan Laravel sebagai kerangka kerja PHP paling populer.

• Laravel 5.1, dirilis pada Juni 2015, adalah rilis pertama Laravel untuk menerima dukungan jangka panjang (LTS), dengan rencana ketersediaan perbaikan bug selama dua tahun dan patch keamanan selama tiga tahun. Rilis LTS dari Laravel direncanakan akan dirilis setiap dua tahun.

• Laravel 5.3, dirilis pada 23 Agustus 2016. Fitur-fitur baru dalam 5.3 difokuskan pada peningkatan kecepatan pengembang dengan menambahkan tambahan di luar kotak untuk tugas-tugas umum.

• Laravel 5.4, dirilis pada 24 Januari 2017. Rilis ini memiliki banyak fitur baru, seperti Laravel Dusk, Laravel Mix, Komponen dan Slot Blade, Email Penurunan Harga, Fasad Otomatis, Perbaikan Rute, Perpesanan Orde Tinggi untuk Koleksi, dan banyak lainnya.

• Laravel 5.5, dirilis pada 30 Agustus 2017

• Laravel 5.6, dirilis pada 7 Februari 2018.

• Laravel 5.7, dirilis pada 4 September 2018. otentikasi dengan email

Selain dari[ada paket bawaan dan opsional Laravel, Laravel pun menawarkan serangkaian fitur tambahan berbayar yang dibundel ke dalam paket bernama Laravel Spark. Paket ini dikembangkan oleh Taylor Otwell dan menyediakan alat tambahan untuk bisnis SaaS online untuk diintegrasikan dengan layanan seperti Stripe, Memproduksi faktur, Bootstrap 4.0, dan otentikasi tim. Pada Juni 2018, versi paket adalah 6.0.

Demikianlah beberapa alasan saya mengapa lebih memilih dan menyukai Framework Laravel dibandingkan dengan yang lain. Semoga bermanfaat.
Sumber: 
Anna Tiffanie
Penulis: 
Anna Tiffanie