Diskominfo Gelar Sosialisasi Kerawanan Keamanan Informasi dan Komunikasi

 

PANGKALPINANG - Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hari ini kamis (27/07/2017) menggelar Sosialisasi “ Kerawanan Keamanan Informasi dan Komunikasi “ di Hotel Grand Mutiara Pangkalpinang.

Sosialisasi mengedepankan Pembinaan dan Pengawasan Koordinasi Jaring Komunikasi Sandi Daerah ( Jarkomsanda ) dalam rangka merealisasikan Undang undang No.14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, dimana mewajibkan seluruh Lembaga dan Pemerintah yang tergolong dalam Badan Publik untuk bersiap Diri dalam menghadapi Era Keterbukaan Informasi.

Sekretaris Diskominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs. Hanafi M.Hum mewakili Kepala Dinas ketika membuka acara mengatakan, Dalam Upaya ikut serta Mengamankan dan Pengawasan Pengelolaan Data maupun Informasi, OPD Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten Kota di tuntut untuk meningkatkan peranan dan fungsinya sebagai Ujung Tombak informasi di lingkungan masing masing.

Dalam penyelenggaraan persandian hal yang lebih penting lagi yakni Bagi Pejabat Pemangku Kepentingan di setiap Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) betul betul memahami pentingnya Perlindungan Informasi maupun Data yang terkait dengan Urusan kebijakan Pemerintah.

Sejalan dengan perkembangan Ilmu Teknologi / Iptek Bidang Informasi dan Komunikasi tidak terlepas dari pengawasan yang bersifat Positif “ melalui Informasi Transaksi, IT ” yang memperlancar jalanya Informasi dan Komunikasi, sementara dampak dari perkembangan Teknologi juga sangat Rawan Penyadapan oleh Oknum oknum yang Berkepentingan.

Menurutnya,”sekarang ini sering terjadi kebocoran Informasi maupun gangguan terhadap jaring Komunikasi pencurian data akibat kelalaian, halnya” Spyware, Malware, hacking dan Pemalsuan” diharapkan para Sandiman-sandiman yang telah dibekali Ilmu Persandian dan didukung oleh teknologi mutakhir dapat Mengoptimalisasikan dalam setiap menjalankan tugas untuk tercapainya Stabilitas dan Keamanan Informasi dan Komunikasi, Ungkapnya,”

Peserta sebanyak 40 (empat puluh) Orang yang meliputi unsur TNI POLRI dan PNS serta Instansi terkait lainya 7 ( tujuh ) Kabupaten / Kota Provinsi kepulauan Bangka Belitung langsung dalam Pembinaan Badan Siber Sandi Negara RI, yang di ketuai oleh Kepala pusat pengkajian Palsam Deputi III Ir. Inu Baskara MMSI, Kasi Pengembangan Materiel Sandi dan Jaring Komunikasi Sandi Deputi I Farosa ST, dan Pengolah Bahan Sub Derektorat Pengamanan Sandi (sinyal) Deputi II Agria Ramdan.

Sementara itu Ketua Pembinaan Badan Siber Sandi Negara (BSSN) Inu Baskara mengatakan. Sandi merupakan hal yang penting bagi sebuah instansi karena sandi lebih bergerak dalam konten informasi yang di kuatkan nilai untuk sebuah informasi yang cukup penting apabila dapat di bocorkan

Sumber: 
Dinas Kominfo

Arsip Berita

Berita Lainnya

Berita Populer